Kesibukan sering membuat waktu untuk bergerak terasa terbatas. Namun, aktivitas singkat dapat dilakukan di sela rutinitas harian. Gerakan ringan membantu tubuh tetap aktif.
Aktivitas singkat seperti berdiri sejenak atau berjalan beberapa langkah mudah diterapkan. Tidak diperlukan persiapan khusus. Hal ini membuat kebiasaan bergerak lebih realistis.
Gerakan singkat membantu memberi jeda dari aktivitas yang berulang. Tubuh terasa lebih segar setelah bergerak. Aktivitas pun terasa lebih seimbang.
Melakukan aktivitas singkat secara konsisten lebih efektif daripada menunggu waktu khusus. Kebiasaan kecil ini dapat dilakukan kapan saja. Fleksibilitas menjadi keunggulan utama.
Dengan memanfaatkan sela waktu untuk bergerak, tubuh tetap aktif meski jadwal padat. Pendekatan ini sederhana dan mudah dipertahankan.
